Maji de, hisashiburi!
Wah, wah tak terasa seperti sudah berabad abad saya tak menulis apapun. Bukannya tak ada hal istimewa selama 2 bulan terakhir ini, hanya saja waktu berjalan sungguh TERLALU cepat hingga saya tak diperbolehkan untuk bernapas, ah bohong. Tak ada orang yang terlalu sibuk. Sesibuk apapun orang itu, kalau memang penting sih pasti dia akan meluangkan waktunya untuk mengerjakan hal penting itu.
Yah, intinya, saya tak benar-benar menyisihkan waktu saya untuk menulis. Kebetulan sekarang lagi ada mood untuk sharing, yasudah saya tekadkan untuk menulis. Masalah dari semester ini, yang membuat saya begitu sulit untuk meluangkan waktu, adalah saya mengambil 15 course, yaitu sekitar 18 kelas, dan kalau ditotal kira-kira sama kaya 36 sks. Sungguh, memang saya juga yang nekat, tapi saya hanya ingin cepat menyelesaikan semua matkul tambahan di semester ini, jadi saya tak perlu mengambil kelas tambahan lagi tahun depan JIKA dan HANYA JIKA saya dapat semua kredit di semester ini. Maka dari itu, mau tak mau saya harus benar-benar fokus untuk belajar. Sekali pun saya ada waktu istirahat sabtu-minggu, saya gunakan untuk melampiaskan hobi saya (re: nonton anime yang jadi kewajiban saya setiap sabtu-minggu, atau gambar). Maka dari itu, saya tak benar-benar meluangkan waktu untuk menulis blog.
Tapi, sudah 2 bulan terlewatkan. Banyak hal yang terjadi, hingga saya tak tahu harus mulai darimana. Coba saya runutkan dengan baik.
Showing posts with label arashiyama. Show all posts
Showing posts with label arashiyama. Show all posts
Sunday, December 13, 2015
Wednesday, April 29, 2015
Field Trip
Konnichiwa.
Baru 2 minggu kuliah, udah field trip? Ya, sabtu kemarin, tanggal 25 April 2015, saya mengikuti field trip yang diselenggarakan oleh Kyoto University. Field trip ini hanya ditujukan untuk mahasiswa internasional Kyodai. Hanya sehari sih, tapi lumayan untuk refreshing sekaligus mengetahui Kyoto. Lagipula, saya tidak harus membayar apapun untuk mengikuti ini.
Untuk mengikuti field trip ini, kita diminta untuk berkumpul di clock tower (tokeidai) pukul 9 pagi. Kemudan kami mendapat pengarahan untuk sebagai mahasiswa internasional baru. Mereka memberi beberapa informasi, meski kebanyakan telah saya ketahui.
Untuk mengikuti field trip ini, kita diminta untuk berkumpul di clock tower (tokeidai) pukul 9 pagi. Kemudan kami mendapat pengarahan untuk sebagai mahasiswa internasional baru. Mereka memberi beberapa informasi, meski kebanyakan telah saya ketahui.
Lalu, sekitar jam 10, kami pun berangkat dari Kyodai menuju lokasi pertama, yaitu lokasi pembuatan macha, atau teh jepang. Di sini, kami diberi banyak pengetahuan mengenai sejarah toko teh tersebut, cara pembuatan teh hijau, dan tea ceremony ala Jepang. Sayangnya sang pemilik toko berbahasa Jepang, jadi saya tidak terlalu mengerti apa yang dia katakan.
Setelah mencoba cara pembuatan macha, kami pun melaksanakan tea ceremony yang ternyata memiliki peraturan-peraturan. Seperti, ketika menuangkan bubuk teh, hanya boleh 2 sendok, kemudian kita harus mengetukkan sendok itu sekali ke cangkir kita. Setelah itu, kita hanya boleh mengisi air ke cangkir kita 1/4 dari tinggi cangkir, lalu mengaduknya dengan alat khusus seperti sapu lidi kecil. Kami juga diberitahu cara meminum yang sesuai. Wah, sungguh repot.
Setelah mencoba cara pembuatan macha, kami pun melaksanakan tea ceremony yang ternyata memiliki peraturan-peraturan. Seperti, ketika menuangkan bubuk teh, hanya boleh 2 sendok, kemudian kita harus mengetukkan sendok itu sekali ke cangkir kita. Setelah itu, kita hanya boleh mengisi air ke cangkir kita 1/4 dari tinggi cangkir, lalu mengaduknya dengan alat khusus seperti sapu lidi kecil. Kami juga diberitahu cara meminum yang sesuai. Wah, sungguh repot.
| ini taburan macha, daun teh hijau yang sudah bubuk |
![]() |
| Macha setelah dikocok |
![]() |
| Ini eskrim teh hijau |
| Nah in dia sungai Uji |
Setelah puas di daerah Uji, kami berangkat menuju tempat selanjutnya, yaitu Arashiyama. Wah ini lah tempat yang sagat saya tunggu. Arashiyama sangat terkenal dengan tempatnya yang indah dan memiliki banyak spot pemandangan. Tapi karena waktu yang terbatas, saya hanya mengunjungi hutan bambu-nya yang terkenal.
Cantik sekali kan? Saya juga sebenarnya tidak puas dengan hanya melihat Arashiyama di satu spot. Mungkin lain kali saya harus menjelajah Arashiyama lebih lama. Sebenarnya banyak hutan bambu seperti ini di Indonesia, sayangnya tidak terlalu dirawat seperti di Jepang. Sehingga hutan bambu Arashiyama ini terlihat sangat cantik.
Lalu berikutnya adalah perhentian terakhir, tapi saya saat itu sudah sangat lelah, kami hanya diberitahu tentang seni lukis kain Jepang, dan kami berkreasi untuk melukis sendiri kain yang diberikan pada kami. Meskioun sudah terdapat pola yang memudahkan kami mewarnai, tapi tetap saja sulit, karena jenis cat yang mudah merembes ke kainnya.
![]() |
| hasil warna saya, yah tidak semudah yang terlihat |
Nah, sudah selesai disini, kami pun pulang menuju Kyodai. Kami sampai Kyodai sekitar pukul 5 sore, setelah itu kami semua pulang menuju tempat kami masing-masing. Dan saya pun harus pulang dengan sepeda menuju dorm.
Lelah, tapi sangat seru untuk menikmati hari sabtu.
Salam,
Mitzi Alia.
Lelah, tapi sangat seru untuk menikmati hari sabtu.
Salam,
Mitzi Alia.
Subscribe to:
Posts (Atom)








